PERJALANAN BACKPACKER KE BANGKOK,PHUKET DAN PHIPHI ISLANDS JULI 2012
Ini adalah perjalanan saya ke Thailand yang ke 4 kalinya, kali ini saya mencoba backpacker dan sendirian. dengan bermodalkan bahasa mandarin, sedikit Inggris dan thailand, uang secukupnya, tas ransel, baju secukupnya dan yang paling penting PETA. saya berpetualang menuju Bangkok, Phuket dan Phiphi Islands.
13 Juli 2012
Saya berangkat dari bandara juanda pukul 14.00. penerbangan saya dipagikan. seharusnya jam 3 lebih tapi malah 1 setengah jam lebih awal. yah ambil positifnya saya tiba di bangkok tidak terlalu malam. apalagi masih harus cari penginapan. akhirnya setelah 4 jam perjalanan saya tiba di Bangkok sekitar 18.00 tapi karena jadwal penerbangan yang terlalu padat, sehingga pesawat tidak bisa mendarat terlebih dahulu jadinya pesawatnya malah putar-putar dulu di atas selama 30 menitan. haishhh.... gimana sih air asia..... kok kagak jelas gitu jam terbangnya. akhirnya pesawat air asianya mendarat juga
akhirnya tiba juga di bandara Suvarnabhumi. yang perlu diketahui pesawat air asia berhenti di bandara Suvarnabhumi hanya sampai akhir september ini saja. pada tanggal 1 Oktober pesawat air asia resmi mendarat di bandara Don muang. bandara lama Bangkok, yang waktu 2011 lalu terendam banjir. setiba di bandara seperti biasa saya melewati imigrasi. berhubung saya tidak menaruh bagasi jadi saya langsung saja menuju pintu keluar. karena sudah malam dan perut saya lapar saya menuju foodcourt di lantai bawah. seperti biasa saya memesan tomyum ikan di stan aroi seharga 40 baht. saya paling suka makan tomyum di stan ini. setelah puas makan saya segera menuju ke bawah untuk naik kereta airport link Suvarnabhumi menuju Ratchaprarop. saya belum ada memesan penginapan sama sekali dan tidak tahu dimana akan menginap. hanya saja saya sempat cek internet daerah Ratachaprarop ada penginapan murah. pikir saya nanti tiba disana saya jalan kaki keliling cari penginapan. ehhh ternyata hujan deras. setiba di Ratchaprarop saya segera turun lihat kanan kiri. mau kemana dengan kondisi hujan seperti ini. tak disangka saya melihat papan iklan link corner hostel didekat permberhentian airport link Ratchaprarop itu. langsung saya bergegas kesana, ga peduli harga yang penting saya bisa berteduh malam ini. saat saya masuk tampak luar hostel itu cukup bersih. saya memilih sekamar dengan orang lain, jadi 1 kamar 4 orang tapi perempuan semua harganya 380 baht permalam, per orang tentunya. saat masuk kamar saya sudah membayangkan kamarnya, kamar mandi pasti kotor soalnya murah, dah gitu campur dengan orang lain ntar gimana kalo dicuri..... agak takutt sihh.. tapi begitu masuk ehh ternyata kamarnya bersih, cuma ada 1 orang saja, jadi 1 kamar 2 orang dengan saya. trus kamarnya ber AC, ada lemari buat taruh barang dan bisa digembok jadi barangnya aman. trus toilet ada 2 dan kamar mandinya 3 semuanya bersih, pake shower, ada air panas dan disediakan hair dryer. kalo mau cuci baju juga bisa, ada mesin cuci cukup bayar 40 baht sekali cuci. pokoknya disana nyaman, jauh dari bayangan saya yang mengerikan. Malamnya saya berbincang-bincang dengan teman sekamar saya. Dia orang Jerman namanya Vivien streek. dan dia sudah 3 bulan di Bangkok. berhubung Inggris saya pas pasan jadinya saya ngomong kaya tarzan. saya sempat menemani dia ke seven eleven untuk membeli makanan, sambil hujan hujanan gitu. setelah pulang saya mandi air hangat dan tidur.
| airport link BTS |
14 Juli 2012
Hari ini saya berencana mencari bis ke Chiang Mai tapi atas saran teman saya karena musim hujan tidak aman untuk kesana, takutnya longsor karena Chiang Mai adalah daerah pegunungan. akhirnya dengan berat hati saya pupuskan niat ke Chiang Mai dan saya berencana mencari bis ke Phuket saja. siangnya makan siang di suatu vihara. disana bisa memberi makan ikan juga. ikannya sangat banyak sekali.kemudian saya berjalan-jalan di sekitar victory monument dan makan kwetiaw lea. penjual kwetiaw ini sangat unik. 1 orang bisa jadi pesan 10 mangkok. woow kok bisa? karena porsinya keciiil sekali. hanya sedikit mie dan kuah. saya saja pesan 2 mangkok. harganya 10 baht per mangkok.
Sorenya saya ke terminal bis Mochit. setiba disana saya merasa tubuh tidak fit, kepala pusing sekali. akhirnya saya batalkan ke Phuket malam ini.
ternyata saya malam itu sakit dan tidak bisa kemana-mana. akhirnya hari ini hanya saya lalui dengan beristirahat di kamar.
15 Juli 2012
Setelah istirahat semalaman saya merasa hari ini cukup fit untuk menjalani aktifitas hari ini. Dengan memakai ransel yang cukup berat saya berjalan kaki menuju Siam Discovery, Siam Central dan Siam Paragon. karena teman saya bilang di Siam Central sedang ada big sale karena mall nya mau ditutup. ternyata kesana saya juga tidak membeli apa-apa hanya sempat foto-foto saja.
Tujuan selanjutnya adalah Wat arun, didepan Siam Mall itu ada pemberhentian Sky train (BTS). dari Siam saya menuju ke Sala Daeng seharga 20 baht. setiba di sala daeng saya mencari MRT, dari BTS menuju MRT perlu berjalan kaki beberapa meter. tidak terlalu jauh tapi karena ransel saya yang cukup berat membuat saya capek. akhirnya saya menemukan MRT Si lom dan menuju Hua Lamphong seharga 18 baht.
akhirnya setiba di Hua lamphong saya tak tahu harus naik apa untuk ke wat arun. saya jalan kaki, tibalah saya di china town. disana saya hampir ditipu orang, saya ditawari naik tuk tuk ke wat arun seharga 300 baht. saya menolak dan tetap jalan kaki. tak jauh ada sebuah kelenteng dan saya berdoa disana, meminta perjalanan saya ini bisa lancar. setelah berdoa saya melanjutkan perjalanan ke jalan besar Chinatown. dan saya menghampiri salah satu toko yang dijaga ibu cukup tua. untungnya saya bisa bahasa Mandarin jadi saya berbicara mandarin dengannya. saya menanyakan bis apa yang bisa menuju ke wat arun. dia bilang sih suruh saya cari bis nomer 1. tapi akhirnya sama ibu itu saya dipanggilkan tuk tuk dan diminta antarkan saya ke wat arun. dah gitu dibantu tawarin harga pula, jadi saya ke wat arun dengan 50 baht saja. hehehehe....
sekitar 10 menit sudah sampai. kemudian untuk sampai ke wat arun harus menyebrangi sungai Chaopraya. dengan kapal. harganya tidak mahal, sekali menyebrang hanya 3 baht saja. jadi pulang pergi 6 baht. tiba disana matahari sangat terik. untuk masuk ke wat arun kita harus bayar tiket 50 baht. dan tidak diperkenankan memakai celana pendek. berhubung waktu itu saya pakai celana pendek terpaksa harus deposit 100 baht dan kena biaya sewa kain 20 baht. sudah gitu malah tambah ribet, karena di wat arun kita bisa menaiki candinya. dan tangganya sangat curam sekali dan sempit. jadi kain penutup itu malah menghalangi langkah kaki saya. dah gitu ditambah lagi dengan beban ransel. tapi setiba diatas pemandangan sangat bagus dan saya sempat berfoto-foto dia atas. masalah muncul saat mau turun. saya takut sekali sampai kaki dingin dan gemetaran. tapi saya pikir lagi kalau saya ga turun gak bisa pulang dong, trus jalan satu-satunya ya tangga seram itu lagian ga mungkin suruh orang gendong saya turun. turun 1 orang aja susah. akhirnya saya beranikan diri untuk turun sambil mulut komat kamit bilang sienny u can do it!! u can do it!!! dan akhirnya saya berhasil turun. dari situ saya mendapatkan pelajaran, setakut apapun kita asal dilakukan pasti bisa. mengalahkan diri sendiri emang susah. dan saya semakin semangat untuk melanjutkan petualangan saya ini ke Phuket dan Phiphi island.
Setelah keluar dari wat arun saya menyebrang dengan kapal lagi kemudian saya bingung cari kendaraan untuk ke Siam. akhirnya saya tanya penjual di pinggir jalan dan orang itu menyuruh saya untuk naik kapal sampai ke central pier. akhirnya saya naik kapal umum itu, jadi di Kota Bangkok hari ini saya sudah menikmati transportasi baik Sky train BTS, kereta bawah tanah MRT dan tranportasi di air. mantap....
kurang lebih 20 menit saya tiba di Central Pier dan enaknya di sana sudah terdapat pemberhentian BTS Saphan Taksin, dari saphan taksin saya menuju Siam lagi, harganya 40 baht. karena saya mau mencari bis di Mochit. akhirnya saya tiba di terminal bis dan memesan tiket bis ke Phuket harganya sekitar 750 baht. sekitar pukul 20.00 saya berangkat menuju Phuket.
Tujuan selanjutnya adalah Wat arun, didepan Siam Mall itu ada pemberhentian Sky train (BTS). dari Siam saya menuju ke Sala Daeng seharga 20 baht. setiba di sala daeng saya mencari MRT, dari BTS menuju MRT perlu berjalan kaki beberapa meter. tidak terlalu jauh tapi karena ransel saya yang cukup berat membuat saya capek. akhirnya saya menemukan MRT Si lom dan menuju Hua Lamphong seharga 18 baht.
| eskalator menuju MRT |
akhirnya setiba di Hua lamphong saya tak tahu harus naik apa untuk ke wat arun. saya jalan kaki, tibalah saya di china town. disana saya hampir ditipu orang, saya ditawari naik tuk tuk ke wat arun seharga 300 baht. saya menolak dan tetap jalan kaki. tak jauh ada sebuah kelenteng dan saya berdoa disana, meminta perjalanan saya ini bisa lancar. setelah berdoa saya melanjutkan perjalanan ke jalan besar Chinatown. dan saya menghampiri salah satu toko yang dijaga ibu cukup tua. untungnya saya bisa bahasa Mandarin jadi saya berbicara mandarin dengannya. saya menanyakan bis apa yang bisa menuju ke wat arun. dia bilang sih suruh saya cari bis nomer 1. tapi akhirnya sama ibu itu saya dipanggilkan tuk tuk dan diminta antarkan saya ke wat arun. dah gitu dibantu tawarin harga pula, jadi saya ke wat arun dengan 50 baht saja. hehehehe....
sekitar 10 menit sudah sampai. kemudian untuk sampai ke wat arun harus menyebrangi sungai Chaopraya. dengan kapal. harganya tidak mahal, sekali menyebrang hanya 3 baht saja. jadi pulang pergi 6 baht. tiba disana matahari sangat terik. untuk masuk ke wat arun kita harus bayar tiket 50 baht. dan tidak diperkenankan memakai celana pendek. berhubung waktu itu saya pakai celana pendek terpaksa harus deposit 100 baht dan kena biaya sewa kain 20 baht. sudah gitu malah tambah ribet, karena di wat arun kita bisa menaiki candinya. dan tangganya sangat curam sekali dan sempit. jadi kain penutup itu malah menghalangi langkah kaki saya. dah gitu ditambah lagi dengan beban ransel. tapi setiba diatas pemandangan sangat bagus dan saya sempat berfoto-foto dia atas. masalah muncul saat mau turun. saya takut sekali sampai kaki dingin dan gemetaran. tapi saya pikir lagi kalau saya ga turun gak bisa pulang dong, trus jalan satu-satunya ya tangga seram itu lagian ga mungkin suruh orang gendong saya turun. turun 1 orang aja susah. akhirnya saya beranikan diri untuk turun sambil mulut komat kamit bilang sienny u can do it!! u can do it!!! dan akhirnya saya berhasil turun. dari situ saya mendapatkan pelajaran, setakut apapun kita asal dilakukan pasti bisa. mengalahkan diri sendiri emang susah. dan saya semakin semangat untuk melanjutkan petualangan saya ini ke Phuket dan Phiphi island.
| @wat arun |
Setelah keluar dari wat arun saya menyebrang dengan kapal lagi kemudian saya bingung cari kendaraan untuk ke Siam. akhirnya saya tanya penjual di pinggir jalan dan orang itu menyuruh saya untuk naik kapal sampai ke central pier. akhirnya saya naik kapal umum itu, jadi di Kota Bangkok hari ini saya sudah menikmati transportasi baik Sky train BTS, kereta bawah tanah MRT dan tranportasi di air. mantap....
kurang lebih 20 menit saya tiba di Central Pier dan enaknya di sana sudah terdapat pemberhentian BTS Saphan Taksin, dari saphan taksin saya menuju Siam lagi, harganya 40 baht. karena saya mau mencari bis di Mochit. akhirnya saya tiba di terminal bis dan memesan tiket bis ke Phuket harganya sekitar 750 baht. sekitar pukul 20.00 saya berangkat menuju Phuket.
| naik kapal umum dari wat arun menuju central pier |
16 Juli 2012
Sekitar pukul 9.00 bis sudah tiba di terminal 2 Phuket. kemudian saya naik tuk tuk untuk mencari penginapan, bapak tuk tuk itu yang membawa ke penginapan, pokok minta yang murah sekitar 500 baht permalam. bapak tuk tuk itu membawa saya ke rattana mansion harganya 600 baht permalam. yah ok lah. saya sih mau saja. dan bapak tuk tuk itu dapat komisi dari pihak penginapan tentunya. tempatnya juga bersih dan dipinggir jalan raya, di seberang jalan ada depot dimsum. dan saya setiap pagi makan disana. karena sudah siang dan lapar saya mencari makan dan menemukan toko mie hokkian yang ramai sekali. saya sih coba-coba saja, kalau rame kan berarti enak. hehehehe.... saya memesan mie hokkien itu dan rasanya bener-bener enak..., ternyata toko mie itu emang terkenal di Kota Phuket. wahhh pinter deh bapak tuk-tuknya kasih saya penginapan dekat makanan enak-enak ^^.
Setelah makan saya melanjutkan perjalanan mencari paket tur ke phiphi island. setelah kurang lebih memasuki 3 atau 4 kantor tur saya menemukan kantor tur yang memberikan harga 1500 baht tur 1 hari penuh dengan menggunakan kapal boat. saya sih lebih pilih naik boat daripada naik yacht, emang biaya naik yacht lebih murah tapi orang terlalu banyak. setelah deal harga dengan kantor tur, saya pulang ke penginapan dan tidur sebentar. sorenya saya diberi tahu resepsionis dibawah kalo ada pasar malam, dan hari ini adalah hari terakhir. akhirnya saya mengambil peta Phuket yang ada di sana dan oleh resepsionis diberi tanda dimana saya harus pergi. dengan berdasarkan peta saya jalan kaki menuju pasar malam itu. kira-kira jalan kaki hampir setengah jam tibalah disana, berhubung saya perginya masih sore tidak terlalu malam, jadi pasarnya masih sepi. saya sempat mencicipi udang, dan kerang, rasanya enak sekali, perlu diketahui karena kota Phuket berada dekat laut jadi makanan seafood disini sangat banyak, dan dijamin fresh langsung dari laut.
dari pasar malam itu, saya baca-baca peta ternyata posisi saya sekarang dekat dengan pantai Phuket. akhirnya saya berdasarkan peta itu menuju pantai Phuket, ya pantainya sih biasa-biasa saja.

saya juga sempat melihat-lihat hutan mangrove disana. saat hendak ke pasar malam saya sempat melewati danau dan saya sempat melihat dipapan pengumuman ada air mancur di danau. jadi setelah dari hutan mangrove saya menuju danau itu dan saya menunggu 1 jam sambil makan camilan dan minuman. tapi sudah jamnya kenapa masih belum keluar juga airnya?? ehh ternyata setelah saya tanyakan hari senin tidak ada. hiihh sebel aku!! akhirnya dengan bete bete saya jalan pulang. kebetulan dekat penginapan saya ada pasar, dan kalau malam berjejeran jual makanan. akhirnya saya pesan nasi goreng cumi. dan OMG...... sudah nunggu makanan lama, nasi gorengnya ga enak... agak gosong-gosong.. hhhh. akhirnya ya tidak saya habiskan. dan kapok ga mau makan disana lagi.
Setelah makan saya melanjutkan perjalanan mencari paket tur ke phiphi island. setelah kurang lebih memasuki 3 atau 4 kantor tur saya menemukan kantor tur yang memberikan harga 1500 baht tur 1 hari penuh dengan menggunakan kapal boat. saya sih lebih pilih naik boat daripada naik yacht, emang biaya naik yacht lebih murah tapi orang terlalu banyak. setelah deal harga dengan kantor tur, saya pulang ke penginapan dan tidur sebentar. sorenya saya diberi tahu resepsionis dibawah kalo ada pasar malam, dan hari ini adalah hari terakhir. akhirnya saya mengambil peta Phuket yang ada di sana dan oleh resepsionis diberi tanda dimana saya harus pergi. dengan berdasarkan peta saya jalan kaki menuju pasar malam itu. kira-kira jalan kaki hampir setengah jam tibalah disana, berhubung saya perginya masih sore tidak terlalu malam, jadi pasarnya masih sepi. saya sempat mencicipi udang, dan kerang, rasanya enak sekali, perlu diketahui karena kota Phuket berada dekat laut jadi makanan seafood disini sangat banyak, dan dijamin fresh langsung dari laut.
| pasar malam di Phuket jam 16.30 |
saya juga sempat melihat-lihat hutan mangrove disana. saat hendak ke pasar malam saya sempat melewati danau dan saya sempat melihat dipapan pengumuman ada air mancur di danau. jadi setelah dari hutan mangrove saya menuju danau itu dan saya menunggu 1 jam sambil makan camilan dan minuman. tapi sudah jamnya kenapa masih belum keluar juga airnya?? ehh ternyata setelah saya tanyakan hari senin tidak ada. hiihh sebel aku!! akhirnya dengan bete bete saya jalan pulang. kebetulan dekat penginapan saya ada pasar, dan kalau malam berjejeran jual makanan. akhirnya saya pesan nasi goreng cumi. dan OMG...... sudah nunggu makanan lama, nasi gorengnya ga enak... agak gosong-gosong.. hhhh. akhirnya ya tidak saya habiskan. dan kapok ga mau makan disana lagi.
sesampai d penginapan saya menyiapkan barang-barang untuk ke phiphi island besok.
17 Juli 2012
Pagi-pagi jam 7 saya sudah siap di lobby bawah tapi orang yang menjemput belum datang. jadi saya pergi makan dulu di Dimsum depan. selesai makan pun mobil yang menjemput belum juga tiba. Sampai kira-kira pukul 9 mobil itu baru datang. sampai sampai resepsionis di penginapan saya itu ngomelin orang yang jemput itu. di mobil sudah ada 2 orang perempuan dan laki-laki. kemudian kami masih menjemput di hotel hotel lainnya. total ada 9 orang. akhirnya kami tiba di pelabuhan. disana sudah ada peserta tur lain yang menunggu di dalam kapal boat dan hanya kami 1 mobil yang terlambat. kami duduk di barisan depan, bahkan ada yang di luar didepan kapal boat. saya sih duduk dibarisan depan. dari Phuket menuju Phi-phi island kurang lebih 1 jam. dan saya mabuk laut karena goncangan kapal boat. pertama kami tiba di Maya Bay. tempat dimana Leonardo Dicaprio syuting film, tempatnya indah, pasir berwarna putih, airnya biru kehijauan. dan sekelilingnya adalah bebatuan bukit yang terjal.
| maya bay |
setelah puas berfoto-foto, kami melanjutkan perjalanan naik kapal ke suatu andaman, disana kami bersiap-siap untuk snorkling, kami diberi waktu 30 menit untuk snorkling. ini pertama kalinya saya snorkling. dan tidak terbiasa bernafas dengan menggunakan mulut. jadinya saya malah bingung trus menelan air laut. yaikksss...asin sekali. akhirnya saya tidak menggunakan alat itu. saya menahan nafas saja. pemandangan bawah laut sangat indah, walaupun agak pusing sih melihatnya. dibawah saya melihat terumbu karang dan ikan-ikan berwarna kuning, biru. bahkan saya berenang bersama ikan-ikan itu disamping saya. sayangnya saya tidak ada kamera untuk di air jadi saya tidak bisa memfotonya.
| tempat snorkling |
| i'm ready!! |
Setelah snorkling kami naik lagi ke kapal dan berkeliling melihat pulau kera, sayangnya kami tidak boleh turun berfoto bersama kera-kera itu. karena pernah kejadian turis yang diserang oleh monyet itu. setelah itu kami pergi ke suatu tempat bernama bird nest. tempat ini disebut bird nest karena didalam gua itu terdapat banyak burung.
| bird nest |
Setelah berkeliling kami pergi ke suatu pulau untuk santap siang. pulau itu sangat indah dengan rerumputan hijau dan pondok besar. pondok itu bisa menampung ratusan orang. saat kami datang makanan buffet sudah disiapkan. saat itu hujan deras, dengan badan masih basah habis snorkling saya memakai handuk agar lebih hangat.
segera saya duduk menunggu orang-orang mengambil makanan terlebih dahulu, karena saya tidak suka berdesakan, ketika agar sepi baru saya kesana. toh saya kan hanya makan sayuran dan seafood saja. saya tidak makan ayam, babi, sapi, kambing, daging apapun. kecuali seafood. kalo ayam goreng habis tidak masalah bagi saya hehehehe......
di meja buffet sudah disiapkan nasi goreng, spaghetti, sup seafood, sapo tahu jepang, ayam goreng, buah-buahan. rasanya sangat enak, saat makan saya diajak bincang-bincang oleh orang bule dia bilang paket tur di Thailand sangat murah dan dia juga bilang suka makanan Indonesia, dia pernah ke malaysia dan mencicipi makanan Indonesia Lalu saya tanyakan kenapa tidak ke Indonesia? terutama Bali karena pulau bali adalah tempat dengan Hinduisme yang kental dan jarang dijumpai. Tapi dia bilang kalau ke Bali sangat mahal, lebih mahal, membutuhkan banyak uang daripada jalan-jalan di Thailand. saya pikir-pikir lagi iya juga sih. makan diThaialnd murah, paket tur juga murah. saya dengan 1500 baht alias 450 ribu aja sudah bisa menikmati paket tur yang macam gini diantar jemput ke hotel, tur 1 hari plus makan siang, dikapal masih dikasih camilan, minuman jeruk segar, free semua, bebas mau ambil.
kalo di Bali ga bisa lah..... makan juga mahal, transportasi juga tidak memadai. naik Taxi mahal. belum lagi kalo kena tipu, diputer puter ma sopir taxinya.
| tempat makan siang |
Setelah makan kami naik ke kapal lagi untuk melanjutkan perjalanan. perjalanan kurang lebih 45 menit, kami tiba di suatu pulau, dengan pantainya yang bersih dan pasirnya putih. kami dipulau ini untuk 1 jam dan kami bebas berenang, voli pantai ataupun menikmati jajanan di pulau itu. saya membeli jagung bakar (dah makan, masih makan jagung lagi hahaahhaha.... kan sudah 45 menit yang lalu, jadi laper lagi) jagung bakarnya sih ga terlalu enak, masih enakan jagung bakar agojas mulyosari. hmmm nulis-nulis kok jadi kepengen nehh....
setelah itu saya berenang di pantainya, saat saya berjalan ke air aww..aww...aw.... sakit semua kaki saya. ternyata di pulau ini terlalu banyak terumbu karang, di pasir nya banyak sekali terumbu karang sehingga saat menginjaknya sakit. lalu saya masuk ke dalam air dan mulai berenang. lagi lagi saya kesakitan karena kaki saya membentur seperti batu. lagi-lagi ternyata terumbu karang. duuhhh nih pulau terumbu karang kali yee....untungnya kaki saya hanya merah-merah tidak sampai terluka. karena merasa berenang disini tidak aman, daripada kaki saya terluka karena terumbu karang saya pilih di atas saja foto-foto.
Setelah 1 jam kami naik lagi ke kapal untuk kembali ke Phuket. kurang lebih 30 menit kami tiba di Pelabuhan Phuket. kemudian kami dibagi kelompok dan diantar dengan mobil menuju hotel kami.
pulang ke hotel saya sangat kotor karena pasir dan bau air laut. saya segera mandi dan keramas.
setelah bersih saya pergi mencari makan. karena ini malam terakhir di Phuket saya mau mencicipi masakan Seafood di Kota ini. saya memesan kepiting, udang dan dimakan dengan bumbu khas Thailand yang asam pedas. hmmm yummy..... >.<
18 Juli 2012
Hari ini saya bangun agak siang, badan rasanya capek sekali. kemudian setelah mandi saya makan lagi di dim sum seberang penginapan. selain murah juga enak, minuman juga sudah disiapkan teh tawar hangat di meja. setelah makan saya segera beres beres barang dan jam 12 saya check out. sebelumnya saya pergi makan dulu di mie hokkien yang saya makan sebelumnya. dan saat makan saya melihat ada orang bertato kaki sampai tangan, syeremm... dia bersama temannya, saya mengira cowok ini pasti mafia di Phuket. ehhh saat makanannya datang, tiba-tiba dia mengeluarkan buku dan mulai membaca, dan ternyata buku komik anak-anak ciakakakakkaka........
Setelah makan saya naik taxi menuju terminal 2 Phuket. terpaksa naik taxi. Maklum Phuket adalah kota kecil dan trasnportasi kurang memadai. adanya tuk tuk, taxi atau ojek. malahan di Pattaya transportasinya lebih banyak dan kotanya lebih hidup. saya tiba di terminal pukul 13.30 dan saya memesan tiket bis pukul 16.00 harganya sekitar 650 baht alamak... nunggu lama. akhirnya saya di terminal sambil mondar mandir, tiduran di kursi nungguin sampai jam 4 sore. dah gitu ada ibu-ibu tua, dia kira saya orang Thailand, saya diajak omong panjang. akhirnya saya cuma liatin dia sambil bilang "mai kao cai" (bahasa thai artinya gak ngerti) tapi ya tetep aja dia ngomong, kalo saya tebak maksudnya sih titip tas suruh jagain soalnya dia mau ke toilet. ya saya iya iya saja. setelah dari toilet ibu itu kembali, ternyata dia juga mau ke bangkok sama dengan tujuan saya. akhirnya dia duduk dekat saya dan dia juga sendirian.
akhirnya jam 4 saya segera bersiap naik ke bis, dan saya liat ibu tua itu kesusahan membawa barangnya yang bejibun, ya akhirnya saya bantu bawakan. barangnya yak ampuunnn berattt, batu kali yee yang dibawa. dah gitu banyak lagi tasnya. setelah saya bantu naikkan ke bis saya naik ke bis, kebetulan bis nya tingkat, saya duduk di atas. perjalanan pulang kali ini hujan deras, jadi bisnya jalan pelan-pelan.
19 Juli 2012
Akhirnya tiba di Bangkok. setelah perjalanan melelahkan 13 jam. saya sangat tersiksa sekali di bis.
Berhubung bisnya lebih murah, kursinya lebih sempit dan ga empuk, sakit semua badan saya. saya berhenti di pemberhentian chatuchak, lalu naik taxi ke penginapan. kebetulan saya punya kenalan di Thailand jadi sepulang dari Phuket saya diberi tumpangan di condominium di daerah Ratchathewi. naik taxi di Thailand tidak terlalu mahal. dari Chatuchak sampai ke Ratchathewi hanya 70 baht, berhubung masih subuh-subuh sopir taxinya minta 80 baht, ya sudahlah.
setiba di Ratchathewi saya segera saja masuk dan tidur, tapi saya di condominium itu tidur di sofa, kan ga enak sudah dipinjemin masa masih acak-acak kamar orang. lagian sebenarnya ruang kamarnya itu disewakan. jadi harus dijaga kebersihan. condominium itu tidak besar kurang lebih sebesar apartemen di Marina Surabaya. tapi kamarnya ada 2 dan ukurannya besar ada yang 4 x 4 dan 4 x 6 dan kamar mandi ada 2, tersedia dapur, ruang cuci dan teras.
Jam sudah pukul 10 saya baru bangun, saya masih agak pusing karena perjalanan semalam. akhirnya saya paksa mandi air dingin, badan pun terasa lebih segar. lalu saya pergi ke platinum mall dan makan siang disana. lalu saya berjalan-jalan di pratunam market juga.
![]() |
| pratunam |
Setelah dari pratunam saya pergi ke Mall yang belum saya kunjungi sebelumnya. yaitu Terminal 21
namanya unik. tempatnya pun juga unik. mall ini didesain seperti bandara pesawat. jadi setiap naik eskalator serasa kita habis melakukan penerbangan ke negara lain. ada lantai khusus jepang, san fransisco, london, Istanbul, dll
Untuk menuju ke Mall ini saya naik BTS dari Phaya thai menuju ke Asok harganya 40 baht
Saking uniknya dan kreatif desainnya sampai-sampai saya keluar masuk semua toilet di Mall ini. karena di Mall ini toiletnya juga didesain berbeda satu sama lain. keren banget. Di Indonesia belum ada mall yang menggunakan konsep macam ini.
dari terminal 21 saya naik BTS lagi dari Asok menuju Victory Monument. saya turun untuk ke tempat makan suki. hanya dengan sekitar 160 baht sudah all u can eat.saya segera ambil sayuran dan seafood. tidak lupa juga mengambil french fries.
20 -23 Juli 2012
Hari ini teman saya dari Surabaya datang bersama keluarga dan temannya. saya menjemput mereka di bandara dan menemani mereka jalan-jalan. selama 4 hari 3 malam.
tanggal 23 nya kami pulang ke Surabaya bersama.
Bye Thailand, See you October!
| teman saya beserta keluarga dan temannya makan malam di tepi pantai Pattaya |
